TPS3R Sandaran Galeh Beroperasi Kades Amrizal:Manfaatkan Sebaik-baiknya

Advertorial19 Dilihat

Presisijambi.com Sungai Penuh – Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di kawasan perdesaan merupakan sistem pengelolaan dan teknologi pengolahan sampah yang dimaksudkan sebagai solusi dalam mengatasi persoalan sampah dan dampak yang ditimbulkannya.

Melalui TPS3R ini, tidak hanya persoalan pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah yang dapat dikurangi, namun juga dihasilkan produk-produk yang bernilai ekonomis dari sampah yang diolah tersebut.

Pengelolaan sampah ramah lingkungan dan berkelanjutan mutlak dilakukan pada semua sektor, termasuk sektor perumahan, fasilitas publik, dan kawasan pariwisata.

Saat dikunjungi salah satu desa dikota sungai penuh yang sudah menggunakan TPS3R yaitu Desa Sandaran Galeh Kecamatan Kumun Debai ini telah menggunakan pengolahan sampah TPS3R sejak akhir tahun 2022 lalu.

Dilihat dari cara kerja teknologi TPS3R adalah sistem pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos yang lebih efektif dan efisien.

Hasil pengolahan sampah organik berupa kompos digunakan untuk pupuk tanaman untuk para warga sekitar belum untuk dijual.

Ketika dikonfirmasi Amrizal  Kades Sandaran Galeh mengatakan “alhamdulillah saat ini TPS3R kami sudah beroperasi semenjak bulan November 2022 lalu, jadi masyarakat bisa mengantarkan sampahnya kesini untuk diolah menjadi pupuk kompos”. Ungkap Kades Amrizal

Lebih lanjut Kades Amrizal juga menghimbau kepada masyarakat ” Saya menghimbau kepada masyarakat desa Sandaran Galeh, untuk memanfaatkan TPS3R ini dengan Sebaik-baiknya, karena dari sampah rumah warga bisa menjadi pupuk untuk tanaman ataupun kebun warga, sayangilah lingkungan jangan buang sampai sembarangan “. Tutup Kades Amrizal

Terpisah, hal senada juga diungkapkan oleh warga bernama nanda “alhamdulillah TPS3R sangat bermanfaat bagi kami khusus warga sandaran galeh, saya sudah merasakan hasilnya, biasanya sampah satu hari satu kantong, sekarang sampahnya saya antar ke tempat pengolahan, dan pupuknya bisa saya gunakan untuk tanaman bunga istri dirumah”. Ungkap warga sandaran galeh

Lanjutnya“harapan saya agar masyarakat khususnya desa sandaran galeh memanfaatkan pengolahan sampah ini, apalagi yang punya kebun bisa olah sampah menjadi pupuk untuk kebun pribadi”. Tutup warga.

(1741)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *