Peran Masyarakat Mereduksi Paham Radikal dan Berita Hoax Jelang Pemilu, Intelkam Polda Jambi Gelar FGD

Berita, Jambi, Nasional41 Dilihat

Presisijambi.com -Forum Grup Discuccion (FGD) bersama Direktorat Intelkam Polda Jambi dengan mengangkat tema “Optimalisasi peran masyarakat dalam rangka mereduksi paham radikal isu sara, ujaran kebencian, berita hoax menjelang pemilu 2024”.

Acara ini dibuka oleh Direktur Intelkam Polda Jambi Kombes Pol. Ronalzie Agus, S.I.K di Hotel Ceria, pada hari Rabu (19/5/2023) malam.

Dalam sambutannya, Direktur Intelkam Polda Jambi Kombes Pol. Ronalzie Agus, S.I.K berharap dengan hadirnya para peserta FGD bisa mengedukasi para masyarakat sesuai dengan tema yang kita usung menjelang pemilu serentak tahun 2024.

“Saya melihat komposisi yang hadir malam ini telah mewakili tokoh-tokoh masyarakat, akademisi dan media, artinya orang-orang yang memang punya kemampuan, punya pengetahuan, punya konsep terhadap tema FGD yakni optimalisasi peran masyarakat dalam rangka mereduksi paham radikal, isu sara, ujaran kebencian, berita hoaks menjelang pemilihan umum serentak tahun 2024 yang aman dan kondusif di Provinsi Jambi,” katanya dalam kata sambutan acara FGD, Rabu (24/5/2023).

“Malam ini hadir disini artinya memang kita sudah sama-sama satu misi. Kita akan bekerja bersama untuk mereduksi hal-hal yang negatif,” sambungnya.
Direktorat Intelkam sangat bersyukur dengan kehadiran para narasumber dan peserta yang bisa ikut bergabung untuk merapatkan barisan bersama-sama membentengi Provinsi Jambi dari paham radikal dan hal-hal negatif lainnya menjelang pemilihan umum tahun 2024. Kesamaan visi misi kita semua, Pemilu Aman dan Damai di Provinsi Jambi bisa terwujud.
“Masyarakat sulit memisahkan antara radikalisme dan terorisme, walaupun negara kita mengkampanyekan bahwa teroris tidak memiliki agama dan Teroris bukan Islam. Mungkin karena mayoritas masyarakat kita beragama Islam sehingga dua hal ini tidak dapat dipisahkan dalam pemikiran sebagian masyarakat, bahwa teroris seolah-olah seperti agama. Teroris ini bukan representasi dari agama apa pun,” tambahnya.

Selain itu, kegiatan FGD tersebut juga bermaksud suatu kegiatan proses pengumpulan informasi suatu masalah yang sangat spesifik melalui diskusi kelompok khususnya masalah yang akan timbul di tahapan pemilihan umum tahun 2024.

“Melalui kegiatan ini kita bisa mengajak atau mencerdaskan rekan-rekan, kawan-kawan kita yang ada di luar untuk berpolitik secara cerdas, sehingga tercipta suasana yang aman dan damai,” ucapnya.

“Kita akan menyamakan persepsi untuk mewujudkan stabilitas keamanan yang kondusif di Provinsi Jambi dan Nasional,” tutupnya. (HLS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *