Calon Incumbent KPU Kerinci Disorot, Diduga Langgar PKPU Selama Menjabat

Berita76 Dilihat
Ilustrasi/ist.net
Ilustrasi/ist.net

JAMBI-Proses seleksi anggota KPU untuk Kabupaten Kerinci saat ini masuk tahap kedua tes kesehatan dan wawancara, yang saat ini menyisakan 20 peserta. Seleksi tersebut juga tak luput dari sorotan publik, terutama terhadap 20 nama yang saat ini sedang seleksi.

Dari 20 nama yang akan ikut seleksi tes kesehatan dan wawancara, juga terdapat incumbent atau anggota KPU Kerinci yang aktif. Tentu publik sudah cukup kenal dan familiar terhadap anggota KPU Kerinci selama ini.

Informasi yang dihimpun dari sumber media ini, menyebutkan salah satu peserta incumbent diragukan pemenuhan syaratnya terkait domisili. Apa lagi dalam persyaratan dari Timsel mengharuskan calon peserta harus berdomisi diwilayah kerja.

“Tidak hanya itu, dalam PKPU nomor 5 tahun 2022, pada pasal 90 dengan tegas menjelaskan, bahwa anggota KPU, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota wajib tinggal atau berdomisili sesuai dengan wilayah kerja masing-masing selama masa jabatan,” ungkap sumber media ini.

Namun, lanjut dia, yang terjadi pada salah satu anggota KPU Kerinci atas nama Pepizon, diduga kuat selama menjabat KPU Kerinci tidak berdomisili di wilayah Kabupaten Kerinci, melainkan berdomisili di Kota Sungaipenuh.

“Secara identitas KTP atau KK mungkin di wilayah Kabupaten Kerinci, namun tempat tinggal dia (Pepizon,red) selama menjadi anggota KPU Kerinci malah di Kota Sungaipenuh,” ungkapnya sekaligus menerangkan lokasi rumah yang dimaksud.

Hal ini, lanjut dia, sangat disayangkan. Bahkan KPU Provinsi Jambi selama ini terkesan tutup mata, apakah tahu kondisi tersebut atau sengaja dibiarkan.

“Barangkali ini juga dapat menjadi masukan bagi Timsel KPU Kerinci, agar dapat lebih teliti dalam mengambil keputusan dan sesuai dengan aturan UU,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan sumber lainnya yang juga kenal dengan anggota KPU Kerinci tersebut. Menurut dia, menjabat sebagai anggota KPU wajib mentaati PKPU dan UU lainnya tetang kinerja KPU, salah satunya ketentuan domisili.

“Domisili itukan sudah menjadi ketentuan, itu berkaitan dengan pelayanan dan tanggung jawab kerja. Dia (Pepizon, red) kalau tidak salah sebagai korwil untuk wilayah Batang Merangin, Bukit Kerman, yang jaraknya sangat jauh dari Kota Sungaipenuh, bagaimana kinerjanya selama ini, patut dipertanyakan,” ungkap sumber.(***(

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *