Sebut Pegang Kartu Bahaya Dua Kecamatan, Komisioner KPU Kerinci Dinilai Langgar Kode Etik

Presisijambi.com – Statement rekaman suara Komisioner KPU Kerinci Prima Pribadi Putra yang memegang kartu Kecamatan Danau Kerinci Barat dan Keliling Danau dikecam oleh warga.

Bas, salah seorang warga Kecamatan Danau Kerinci Barat, Jumat (1/3/2024), mengecam keras statement bahwasanya kecamatannya terindikasi bisa melakukan kecurangan dan bisa terjadi PSU.

“Sepanjang pengetahuan kami, selaku masyarakat DKB dalam pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan sesuai aturan dan perundang-undangan dan berlandaskan PKPU UU no 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum,”ujarnya.

Jangan sampai statement komisioner KPU kabupaten kerinci, lanjut, bas, seolah-olah mengkambing hitamkan Kecamatan Danau Kerinci Barat.

“Jangan jangan oknum Komisioner tersebut?, Sebagai warga DKB kami minta klarifikasi maksud tentang statement memegang kartu bahaya dikeluarkan untuk kecamatan Danau Kerinci Barat khususnya,”tandasnya.

Disamping itu, Ego Salman, warga Kecamatan Keliling Danau, juga menyayangkan sikap keburukan yang disampaikan oleh Komisioner KPU Kabupaten kerinci Prima Pribadi Putra yang menyundut kan kecamatan Keliling Danau, seolah olah kecamatan kami tempat kecurangan Pemilu.

“Sebagai penyelenggara apalagi seorang Komisioner KPU seharusnya netral dan jaga etika bukan malah matanya hanya tertuju pada Kecamatan kami, atau jangan jangan Komisioner KPU Kerinci Prima menjadi timses salah satu Caleg di dapil 5,”tandasnya.

Diberitakan Explorenews.net Sebelumnya, Rekaman suara oknum Komisioner KPU Kabupaten Kerinci Prima Pribadi Putra tengah dibicarakan yang menyebutkan bahwa dirinya tahu kartu di Kecamatan Danau Kerinci Barat dan Keliling Danau.

Rekaman suara oknum Komisioner KPU Kabupaten Kerinci yang dinilai melanggar Kode Etik.

Dalam rekaman yang viral itu, komisioner KPU Prima Pribadi Putra, memegang kartu yang di buka sangat bahaya.

“Kecamatan Danau Kerinci Barat dan Keliling Danau jangan sampai PSU, dari dulu aku tahu kartu dua kecamatan tersebut, sampai sekarang belum saya buka kartu dua wilayah tersebut. Kalau di buka bahaya,”ucap Prima Pribadi Putra dalam rekaman yang beredar.

Terkait kartu yang bahaya diucapkan oleh Komisioner KPU Kerinci, Aktivis Kerinci Ega Roy, tantang ucapan Prima Pribadi Putra untuk mengeluarkan Kartu yang bahaya tersebut.

“Anda (Komisioner KPU Kerinci) ditantang keluarkan kartu bahaya itu, jangan seolah olah Kecamatan Danau Kerinci Barat dan Keliling Danau menjadi tempat Kecurangan Pemilu,”tegas Ega Roy.

Sebelum Polemik ini menjadi kisruh di Dua Kecamatan tersebut, lanjut Ega Roy, kami minta klarifikasi terkait ucapan anda (Komisioner KPU Kerinci Prima Pribadi Putra) tentang kartu yang bahaya dikeluarkan.

“Diminta komisioner KPU Prima Pribadi Putra untuk mengeluarkan klasifikasi terkait memegang kartu yang bahaya disaat Pemilu di Kecamatan DKB dan Keliling Danau,”ungkap Ega.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *