4 Pemuda Tanggung Bantah Perkosa Gadis Bawah Umur

Batanghari2413 Dilihat

Presisijambi.com Berita Batanghari -Dugaan kasus perkosaan terhadap mawar(nama samaran) gadis di bawah umur Yang di lakukan 5 orang pemuda di kecamatan Muara Bulian kabupaten batanghari hingga saat ini sudah di tangani pihak Unit PPA polres batanghari dan telah di tetapkan 1 orang tersangka yaitu inisial DI remaja kurang lebih 18 tahun.

Peristiwa tersebut mencuat di salah satu media online yang mengatakan pelaku dugaan perkosaan di lakukan 5 orang yang mana korban sebelum nya di cekokin minuman keras.

Namun pemberitaan tersebut sangat di sayangkan keluarga terduga pelaku bahwa peristiwa perkosaan anak bawah umur itu tidak benar.

Hal tersebut juga di bantah oleh 4 orang remaja tanggung teman DI di mana ke 4  orang pemuda tersebut adalah saudara sepupu DI sendiri.

Salah satu pemuda yaitu RD pada awak media menuturkan peristiwa yang terjadi pada Rabu malam 03/04/2024 dimana ia berserta teman teman nya lebih dahulu duduk nongkrong di suatu tempat untuk meminum minuman jenis tuak yang di pesan di kawasan muara Bulian selepas Aktivitas Taraweh bulan Ramadhan.

Namun RD diajak DI untuk menjemput mawar yang ingin bergabung dalam dalam tongkrongan mereka yang memang di ketahui bahwa mawar mengajukan diri untuk di pesankan minuman yang memabukkan hal tersebut di sampaikan mawar lewat pesan suara pada pesan whatsapp milik DI.

” Saya tidak tau nama cewek itu saya hanya di ajak untuk menjemput waktu itu kami lagi minum minuman yang kami pesan,kemudian saya di ajak DI untuk menjemput cewek itu ” Kata RD yang di benarkan oleh teman lain nya.

“Setelah sampai di tempat tongkrongan, cewek itu lansung minta minuman kami, dan kami tidak menawarkan ” Ungkap R

Ada pun pesan suara melalui whatsapp tersebut berbunyi ” Yo beli minumlah, yang bisa bikin kepala pening terus jadi lupo kalo semalam habis ngapain pokok nyo yang bikin mabuk nian lah dan jangan lupo beli jajanan cokelat silverqueen ”

Tak selang beberapa jam kemudian sekira pukul 23: 30 mawar diantar kembali di mana tempat ia di jemput awal. Namun melihat kondisi mawar dalam keadaan mabuk, ibu korban menuntut pertanggung jawaban bahwa anak nya di perkosa dan melaporkan peristiwa tersebut ke mapolres batanghari.

Kanit PPA polres Batanghari IPDA Ginting, saat di jumpai wartawan mengatakan bahwa tidak ada tindakan perkosaan, namun hadapan polisi DI mengaku ada nya tindakan pencabulan Terhadap mawar.

” Kita sudah tetapkan 1 orang tersangka karna ada nya tindakan pencabulan anak di bawah umur ” Kata Kanit PPA 14/04/2023.

Namun pihak keluarga DI berharap adanya perdamaian. (Herlas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *