Penjaringan Cawako Berlanjut, Demokrat Siapkan Fajran untuk Calon Wakil Walikota

Uncategorized65 Dilihat

SUNGAIPENUH-Pendaftaran penjaringan calon walikota di Partai Demokrat sudah ditutup. Tiga nama yang resmi mendaftar dengan mengembalikan formulir. Dibalik itu Demokrat juga bersiap diri, untuk memastikan kader terbaik menjadi calon wakil walikota.

Tiga nama yang mendaftar yaitu Alfin Bakar, Ahmadi Zubir dan Alvia Santoni. Ketiganya dinilai kandidat kuat untuk maju di Pilwako nanti. Dan saat ini proses penjaringan masih berlanjut, untuk nemastikan kepada siapa rekomendasi partai berlambang mersi tersebut diberikan.

Sementara untuk calon wakil walikota sendiri, Demokrat juga memiliki kader terbaik untuk diusung. Seperti Fajran, Mulyadi Yacoub, dan Aspar Nasir. Ketiganya juga sudah malang melintang di kancah politik Sungaipenuh, dan terpilih sebagai anggota DPRD Sungaipenuh lebih dari satu periode.

Siapa yang kemungkinan dominan akan diusung Demokrat sebagai calon wakil walikota ? Dari penuturan internal dan arus bawah Demokrat, nama Fajran dielukan untuk maju di Pilwako nanti, mendampingi cawako yang diusung Demokrat.

Hal itu bukan tanpa alasan. Fajran yang notabene merupakan kader murni Demokrat, dan saat ini sebagai Ketua DPC Demokrat Kota Sungaipenuh. Selain itu, dalam perhelatan pemilu, Fajran sudah terpilih sebanyak empat kali sebagai anggota legislatif, bahkan juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Sungaipenuh sejak 2019-2022.

Ketua tim penjaringan cawako DPC Demokrat Sungaipenuh, Benny Candra, dikonfirmasi mengatakan untuk proses penjaringan saat ini masih berjalan.

“Ada tiga nama yang resmi mendaftar. Ini akan dilanjut proses pendalaman visi dan misi, serta proses ditingkat DPD dan DPP,” ungkapnya.

Ditanya mengenai Demokrat ingin memajukan kader untuk cawawako, Benny, tidak menampik. Menurut dia, aspirasi dari kader Demokrat memang meminta kader diprioritaskan untuk maju di Pilwako.

“Salah satu nama yang diminta maju adalah pak ketua sendiri (Fajran, red). Beliau dinilai sudah layak maju jadi calon wakil walikota, karena disamping pengalaman di legislatif, juga tentu sangat mengetahui dan nemahami permasalahan dan kondisi Kota Sungaipenuh disemua sektor,” ungkapnya.

Meskipun demikian, lanjut dia, semua kader Demokrat memiliki peluang dan kesempatan yang sama, seperti Mulyadi Yacoub dan Aspar Nasir. Namun dalam memutuskan nantinya, Demokrat perlu pertimbangan yang matang.

“Nama Fajran menguat, bukan lantaran internal dan sepak terjangnya semata. Akan tetapi, juga didukung dan diminta dari berbagai komunitas masyarakat diluar Demokrat, baik itu dari aktivis, dari masyarakat dan tokoh-tokoh Kota Sungaipenuh,” ungkapnya.

Jika nanti, rekomendasi dikelurakan Demokrat untuk cawako, Demokrat meminta kesediaan dan kesiapan cawako untuk berpasangan dengan kader Demokrat.

 

“Kader kita (Demokrat,red) pasti akan menjadi prioritas untuk ikut Pilwako seperti selama ini, kita ingin memenangkan Pilwako,” katanya.

 

Terpisah, layaknya Fajran maju menjadi calon wakil walikota, juga dinilai sangat tepat. Demokrat harus menentukan sikap dengan cepat, karena Fajran dinilai kader yang pantas ikut memimpin Kota Sungaipenuh bersama walikota nantinya.

“Bang Fajran itu terlahir sebagai aktivis. Saya sebagai aktivis, sangat memahami bagaimana pengalaman dan kemampuan beliau sebagai pemimpin. Demokrat jangan sia-siakan kesempatan dan kader terbaik ini,” ungkap salah seorang aktivis, Jemi Prasanda, mantan Kabid PU HMI Cabang Kerinci.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *