“Tidak pengaruh pak dengan aktivitas batu bara kan malam juga dan malam kami tidak keluar lagi, salah satu komentar warga simpang gado gado payosilincah” Kota Jambi yang atas nama saudara Riki.
Hentikan seluruh angkutan batu bara di jalan nasional begitu salah satu tuntutan dan tulisan yang ada di spanduk aksi yang ada di simpang gado gado payo selincah kota Jambi yang dilakukan oleh PERSATUAN WARTAWAN DUTA PENA INDONESIA (PWDI) WILAYAH JAMBI.
Ketika media ini menjambangi beberapa warga dan. Masyarakat di wilayah simpang gado gado payo si lincah kota Jambi ada beberapa warga yang tidak tau sama sekali ada aksi ini, bahkan pemilik toko yang tempat tenda aksi sendiri, sama sekali tidak mengetahui ada aksi terkait tuntutan diatas.
Begitu juga beberapa warga lainnya sama tidak mengetahui aksi demo damai yang memang dilakukan pada saat malam hari.
Ketua rt 13 simpang gado gado ibu Rosmini begitu di temui media ini berkomentar bahwa memang ada yang datang untuk pemberitahuan aksi terkait angkutan mobil batu bara di depan simpang gado gado. Bu Rt mengatakan saya minta tolong bagi sopir yang suka ugal ugalan di beri peringatan guna menjaga kantibmas di jalan raya dan jarak antara mobil yang terlalu padat juga tolong di tertibkan karena untuk menyebrang saja kami sulit, terang ibu rt, dan untuk Masalh jalan yang rusak tolong di perbaiki dan debu yang bertebangan sampai ke halaman rumah tambah nya.
Sampai berita ini di tayangkan seperti tidak ada riak di masyarakat (tim)





