Hasil Proyek Sering Rusak dalam Waktu Singkat, Sudah Seharusnya CV Azka Jaya Mandiri Masuk Daftar Hitam

Foto : Salah satu kegiatan rehab jalan oleh CV Adzka.(dok)

KERINCI– CV Azka Jaya Mandiri kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah proyek yang mereka kerjakan dilaporkan bermasalah. Perusahaan kontraktor asal Desa Koto Dua Baru Semurup, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci, itu dinilai gagal menjaga kualitas pekerjaan, khususnya pada proyek Jalan Nasional di wilayah Kerinci.

Fakta di lapangan menunjukkan, ada beberapa ruas jalan yang baru selesai diperbaiki oleh CV Azka Jaya Mandiri sudah kembali mengalami kerusakan.

Kondisi ini memicu keluhan warga yang merasa dirugikan oleh mutu pekerjaan yang buruk. Tidak sedikit warga mendesak agar perusahaan tersebut dimasukkan ke daftar hitam kontraktor.

“Baru beberapa bulan selesai, aspalnya sudah retak. Kalau seperti ini terus, kami yang rugi. Pemerintah harus tegas, jangan lagi kasih proyek ke perusahaan yang kerjanya asal-asalan,” ujar Suryadi, salah seorang warga Kerinci.

Ia mengatakan untuk proyek jalan nasional di Kerinci terutama di wilayah hilir semua pekerjaan diambil CV Azka Jaya Mandiri yang informasi milik pengusaha muda Kerinci yakni H Andi.

“Ya banyak pekerjaan yang dikerjakan oleh CV Azka Jaya Mandiri diragukan kualitasnya,” sebutnya.

Untuk diketahui, CV Azka Jaya Mandiri didirikan pada tahun 2009 yang berstatus kontraktor skala kecil (Kualifikasi K) dan menjadi anggota GAPENSI (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional). Perusahaan ini mengantongi Sertifikat Badan Usaha (SBU) sub-klasifikasi BS001 (Jasa Pelaksana Konstruksi Jalan) yang berlaku 2025–2028—sertifikat yang terbilang baru.

Meski memiliki legalitas lengkap, rekam jejak proyek perusahaan ini kini tengah dipertanyakan publik, menyusul rentetan laporan kerusakan infrastruktur yang mereka tangani.(***/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *