
KERINCI-Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang digarap oleh PT. KMH akhirnya rampung dan siap beroperasi. Proyek strategis ini dipastikan akan menjadi salah satu tonggak penting dalam penyediaan energi bersih di Indonesia.
Jika tidak ada aral melintang, launching resmi PLTA akan dilakukan pada November mendatang. Bahkan, rencananya peresmian ini akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“Masih dilakukan koordinasi terkait kehadiran Bapak Presiden, namun besar harapan kita beliau bisa langsung meresmikan,” ungkap Kepala Divisi Humas PT. KMH, Aslori, Jumat (22/8).
Proses pembangunan yang selama ini berjalan kini telah mencapai garis akhir. Di pintu air, hanya menyisakan sekitar 5 persen pekerjaan dan dipastikan selesai dalam dua hari ke depan.
“Tidak ada kendala berarti. Semua berjalan lancar, sesuai dengan target pembangunan kita,” lanjut Aslori dengan optimis.
Selain progres pembangunan, PT. KMH juga memastikan bahwa aspirasi masyarakat sudah ditindaklanjuti. Melalui fasilitasi Timdu Polda Jambi, proses kompensasi kepada warga telah terselesaikan dengan baik.
Hingga saat ini, tercatat 643 kepala keluarga (KK) telah menerima kompensasi sebesar Rp 5 juta per KK, sesuai kesanggupan perusahaan. Dari total 907 KK, warga yang belum mengambil masih diberi kesempatan untuk melakukan pencairan.
“Seyogyanya batas pengambilan pada 19 Agustus 2025 kemarin, tetapi kami masih memberikan peluang bagi yang belum sempat mengambil,” terang Aslori.
Dengan rampungnya pembangunan PLTA ini, PT. KMH optimis dapat menghadirkan energi bersih, ramah lingkungan, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional. Peresmian yang akan datang bukan sekadar simbol, tetapi juga bukti nyata komitmen menghadirkan pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat dan bangsa.(ded)






