SUNGAIPENUH — Wali Kota Sungai Penuh, Alfin Bakar, SH, dikenal sebagai sosok pemimpin tegas dan berorientasi pada kinerja nyata. Dalam sembilan bulan masa kepemimpinannya, Alfin dinilai membawa perubahan gaya kerja baru di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Para pejabat menilai, Alfin bukan tipe pemimpin “asal bapak senang”. Setiap laporan pekerjaan dari dinas atau bidang harus disertai bukti lapangan yang dapat diverifikasi.
“Pak Wali Kota Alfin ini beda. Semua pekerjaan kami selalu dipantau. Kalau kerja di lapangan, kami wajib melampirkan bukti video sebagai laporan,” ungkap Azan Putra, Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Sungai Penuh.
Prinsip transparansi dan tanggung jawab juga menjadi ciri khas gaya kepemimpinan Alfin. Ia menekankan pentingnya bukti nyata dalam setiap laporan kegiatan, bukan hanya laporan administratif di atas kertas.
Selain tegas dan disiplin, Wali Kota Alfin juga melek media sosial. Ia aktif memantau berbagai platform digital untuk menerima dan merespons laporan masyarakat secara cepat.
“Beliau selalu memantau media sosial. Kalau ada laporan masyarakat, langsung diteruskan ke kami untuk ditindaklanjuti,” ujar salah satu pejabat Pemkot Sungai Penuh.
Gaya kepemimpinan berbasis kinerja dan pengawasan langsung ini membuat jajaran pejabat di Pemkot Sungai Penuh lebih berhati-hati dan fokus dalam bekerja. Meskipun ada yang memiliki kedekatan personal, Wali Kota Alfin tetap menilai bawahannya secara objektif berdasarkan hasil kerja.
“Beliau tidak suka laporan asal bagus kalau tidak ada bukti nyata. Semua diperlakukan sama, bahkan orang dekatnya sekalipun,” kata sumber tersebut.
Dengan kedisiplinan dan ketegasan yang diterapkan, Wali Kota Alfin diharapkan mampu menciptakan birokrasi yang profesional, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.






