DORA LOVITA, atlet basket putri kelahiran Kerinci pada 6 Januari 1995, menjadi salah satu putri terbaik Jambi yang berhasil menembus pentas nasional hingga internasional.
Anak dari pasangan Megawati asal Pulau Tengah dan Mul Asri dari Sungai Penuh ini sejak kecil sudah menunjukkan bakat besar di dunia basket.
Ia kemudian masuk SMA Atlet Ragunan, sekolah yang dikenal sebagai pencetak atlet-atlet elit Indonesia, dan sejak itu kariernya terus melesat.
Dalam masa pendidikannya di Ragunan, Dora kerap mendapat perhatian pelatih nasional karena kemampuan teknis dan ketangguhan mentalnya di lapangan.
Konsistensinya membuat ia menjadi langganan Tim Nasional Basket Indonesia sejak level junior hingga senior, mengantarkannya tampil di berbagai ajang bergengsi internasional.
Deretan prestasi Dora cukup panjang. Ia meraih medali perunggu di Asean School Games 2010 di Malaysia, perunggu di Asean School Games 2011 di Singapura, dan kembali perunggu pada Asean School Games 2012 di Surabaya.
Pada SEABA Championship for Women 2014 di Semarang, Dora membawa Timnas merebut medali perak, kemudian tampil di ASEAN University Games 2016 di Singapura dan menempati peringkat empat, serta meraih perunggu pada SEA Games 2019 di Filipina. Prestasinya di level pelajar, mahasiswa, hingga PON juga sangat banyak hingga tak semuanya dapat dicatat.
Selain bersinar di Timnas, Dora Lovita juga berkiprah di liga basket profesional Indonesia. Ia pernah memperkuat Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta, kemudian menjadi pemain inti di klub Merpati Bali, sekaligus dipercaya mengisi peran technical coaching.
Hingga kini Dora masih aktif di liga profesional sebagai pemain sekaligus pelatih, menjadikannya salah satu atlet putri paling lengkap dari Jambi.
Dengan rekam jejak panjang dan prestasi berkelas, Dora Lovita menjadi kebanggaan Kerinci dan Jambi.
Perjalanannya memberi inspirasi bagi banyak atlet muda dari Sungai Penuh, Kerinci, hingga seluruh Provinsi Jambi untuk terus berjuang dan berprestasi lebih tinggi.(***)






