Direktur Utama Djarum Dicekal, Simak Profil Lengkapnya

JAKARTA-Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan resmi mencekal Direktur Utama PT Djarum, Victor Rachmat Hartono, untuk bepergian ke luar negeri. Pencekalan tersebut berkaitan dengan dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi yang sedang ditangani aparat penegak hukum. Victor termasuk dalam lima orang yang dicekal sejak 14 November 2025 hingga 14 Mei 2026 berdasarkan sejumlah surat keputusan resmi.

Victor Rachmat Hartono dikenal sebagai generasi kesembilan keluarga Hartono, salah satu keluarga bisnis paling berpengaruh dan terkaya di Indonesia. Selama bertahun-tahun, keluarga Hartono berada di peringkat teratas daftar orang terkaya Indonesia versi Forbes. Dalam daftar terbaru, kekayaan gabungan Budi Hartono dan Michael Hartono mencapai US$37,8 miliar atau sekitar Rp630 triliun, membuat sosok Victor selalu mendapat sorotan publik karena posisinya di dalam grup usaha tersebut.

Karier Victor dimulai pada 1994 ketika ia bergabung sebagai Management Trainee di PT Djarum. Setelah hampir satu tahun bekerja, ia melanjutkan pengalamannya sebagai Corporate Finance Intern di J.P. Morgan Hong Kong selama dua bulan. Pengalaman itu menjadi landasan kuat sebelum ia kembali ke Djarum untuk menangani tugas pemasaran.

Pada 1995 hingga 1996, Victor dipercaya menjadi Brand Manager dan terlibat dalam peluncuran LA Lights, salah satu produk penting yang memperkuat posisi Djarum di pasar nasional. Ia kemudian dipromosikan menjadi General Manager Business Development pada 1998–1999, mengelola berbagai aksi korporasi dan strategi pengembangan usaha perusahaan.

Sejak 1999, Victor menduduki posisi Chief Operating Officer (COO) PT Djarum dan bertanggung jawab atas hampir seluruh aspek operasional perusahaan. Jabatan ini mempertegas pengaruhnya dalam arah bisnis keluarga, termasuk keterlibatan pada berbagai keputusan strategis yang menggerakkan perusahaan.

Di luar bisnis utama, Victor aktif dalam kegiatan sosial. Pada 2010, ia diangkat sebagai President Director Djarum Foundation, lembaga yang menaungi program-program sosial perusahaan. Salah satu kegiatan yang ia inisiasi adalah renovasi tujuh panti asuhan di Kabupaten Kudus pada 2014–2015 sebagai bentuk kontribusi terhadap masyarakat.

Dalam bidang pendidikan, Victor meraih gelar MBA dari Northwestern University – Kellogg School of Management pada 1996–1998 dengan fokus Marketing, Finance, Organization Behaviour, dan Strategy. Sebelumnya ia menyelesaikan studi sarjana di University of California, San Diego pada 1991–1994 dengan jurusan Mechanical Engineering.

Sebelum kuliah di tingkat universitas, ia terlebih dahulu menempuh pendidikan di Santa Barbara City College pada 1989–1991 dengan fokus Engineering. Riwayat pendidikan dan perjalanannya di dunia profesional menunjukkan proses panjang sebelum menduduki posisi puncak di PT Djarum, meski kini ia harus menghadapi pembatasan bepergian ke luar negeri sesuai proses hukum yang sedang berlangsung.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *