JAMBI – Upaya memberantas TB dan HIV kembali digelorakan Pemerintah Provinsi Jambi melalui Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Public Private Mix (PPM). Acara yang berlangsung di Yello Hotel Kota Jambi ini dipimpin langsung Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH dan menghadirkan puluhan pemangku kepentingan dari berbagai fasilitas kesehatan.
Gubernur Al Haris dalam arahannya menekankan bahwa TB dan HIV masih menjadi ancaman serius, namun kerap luput dari perhatian karena fokus publik terseret isu lainnya. Ia mengajak seluruh pihak untuk kembali memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Kita jangan lengah. Penyakit menular seperti TB dan HIV tidak pernah berhenti mengintai. Kita harus menghidupkan kembali semangat bersama menghadapi ancaman ini,” ujar Gubernur Al Haris.
Sementara itu, Kadinkes Provinsi Jambi, Ike Silviana, menilai Monev ini penting untuk memastikan pelaksanaan PPM berjalan efektif. Ia menyebut masih ada daerah dengan capaian rendah, namun juga ada daerah yang menunjukkan progres luar biasa, salah satunya Kota Sungai Penuh.
“Pertemuan ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan. Kita ingin memastikan cakupan layanan dan kualitas pengobatan semakin meningkat,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga 28 November ini diikuti 88 peserta dan menghadirkan narasumber dari berbagai institusi terkait. Ike berharap seluruh pihak terus bersinergi agar masyarakat Provinsi Jambi memperoleh layanan pengobatan yang lebih baik dan merata.(ded)






