Dua Kali dalam Sehari, Wapres Gibran Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pengungsi di Sumatera

ACEHWakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para warga yang terdampak bencana saat melakukan kunjungan kerja di Sumatera, Kamis (4/12/2025).

Dalam satu hari, Gibran dua kali meminta maaf kepada pengungsi, masing-masing di Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Permohonan maaf pertama disampaikan Gibran ketika tiba di posko pengungsian di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Dengan suara pelan dan raut wajah serius, ia menyampaikan salam sekaligus pesan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam dari Bapak Presiden Prabowo. Ini saya haturkan dukacita yang mendalam kepada seluruh korban. Saya mohon maaf sebelumnya…,” ujar Gibran, di hadapan para pria, ibu-ibu, hingga anak-anak yang memenuhi area pengungsian.

Kalimat permohonan maaf itu diucapkan dengan jeda sekitar lima detik sebelum Gibran melanjutkan pernyataannya, menegaskan empatinya terhadap situasi yang dialami warga.

Ia memastikan pemerintah pusat akan melakukan percepatan penanganan dan pemulihan pascabencana.

“Bapak, ibu tidak sendiri, warga Sumatera tidak sendiri. Kami diperintah Bapak Presiden untuk melakukan percepatan pemulihan pasca-bencana ini,” katanya disambut ucapan syukur dari para pengungsi.

Dalam kunjungan itu, Gibran didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Bupati Agam Benni Warlis, serta anggota DPR Andre Rosiade.

Permohonan maaf kedua disampaikan Gibran di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, saat ia meninjau warga yang terdampak banjir di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru. Dengan nada serupa, tenang dan pelan, Gibran kembali mengungkapkan rasa prihatinnya.

“Bapak ibu, sekali lagi saya mohon maaf. Bapak ibu tidak sendiri, warga Sumatera tidak sendiri. Kami di sini untuk bapak ibu semua, ya,” ucapnya.

Gibran hadir bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dan Bupati Tapanuli Selatan Gus Irwan Pasaribu.

Dua permohonan maaf dalam satu hari itu mencerminkan sikap kehati-hatian Wapres sekaligus bentuk empati terhadap masyarakat terdampak di wilayah yang sedang menghadapi musibah beruntun.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *