SUNGAIPENUH – Prosesi pengukuhan Pengurus Perkumpulan Bundo Kandung Minang Kabau (PBKM) Kota Sungai Penuh periode 2025–2029 berlangsung meriah di Gedung Nasional, Sabtu (6/12). Acara yang dipenuhi nuansa adat Minang Kabau itu turut dihadiri Walikota Sungai Penuh, Alfin, bersama Ketua TP PKK, Sri Kartini Alfin.
Kehadiran keduanya disambut hangat oleh Ketua Nan Delapan Minang Kabau, para sesepuh adat, dan seluruh anggota Bundo Kandung yang memenuhi ruangan dengan balutan busana adat penuh simbol budaya. Suasana pengukuhan terasa khidmat sekaligus membangkitkan kebanggaan masyarakat Minang di Kota Sungai Penuh.
Dalam sambutannya, Wako Alfin menyampaikan apresiasi kepada para pengurus PBKM yang baru dikukuhkan. Ia berharap amanah yang diemban dapat membawa manfaat nyata, terutama dalam mendorong kesejahteraan dan pemberdayaan perempuan di Kota Sungai Penuh.
“Semoga amanah yang diberikan dapat diwujudkan dengan kerja nyata untuk kemajuan kaum perempuan di kota ini,” ujar Alfin.
Walikota juga menekankan pentingnya kolaborasi antara PBKM dan Pemerintah Kota. Menurutnya, sinergi yang kuat antara organisasi perempuan adat dengan pemerintah akan mempercepat terwujudnya pembangunan yang adil, inklusif, dan berpihak pada masyarakat.
“Kolaborasi dan sinergi perlu terus diperkuat agar berbagai program kemasyarakatan dapat berjalan lebih optimal dan memberi manfaat bagi seluruh warga,” tegasnya.
Acara pengukuhan tersebut turut dihadiri pimpinan DPRD, Ketua PBKM Pusat, Ketua PBKM Provinsi Jambi, tokoh adat dari Depati Payung Pondok Tinggi, Kerapatan Adat 6 Luhah Sungai Penuh, Kerapatan Adat Dusun Baru, serta pengurus PBKM se-Provinsi Jambi dan Sumatera Barat. Kehadiran para tokoh adat dan perwakilan PBKM provinsi menjadi simbol kuatnya komitmen pelestarian adat Minang melalui kiprah organisasi Bundo Kandung di Kota Sungai Penuh.(ded/***)






