Era Metaverse Meredup, Meta Tancap Gas Kembangkan AI

JAKARTA – Meta Platforms dikabarkan akan memangkas anggaran proyek metaverse miliknya mulai 2026. Langkah ini menandai perubahan arah strategi perusahaan setelah investasi besar-besaran yang dikucurkan selama beberapa tahun terakhir belum membuahkan hasil optimal.

Berdasarkan laporan Bloomberg News yang dikutip Reuters, Meta berencana memangkas sekitar 30 persen dari total anggaran divisi Reality Labs, unit yang menaungi pengembangan metaverse. Pemangkasan ini diperkirakan mulai berlaku pada rencana anggaran tahun 2026.

Tak hanya anggaran, kebijakan tersebut juga berpotensi berdampak pada tenaga kerja. Sumber laporan menyebut kemungkinan pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa mulai dilakukan paling cepat Januari 2026. Hingga kini, pihak Meta belum memberikan tanggapan resmi terkait kabar tersebut.

Reality Labs selama ini menjadi tulang punggung ambisi metaverse Meta. Unit ini mengembangkan berbagai perangkat seperti headset mixed-reality Quest, kacamata pintar Ray-Ban, hingga proyek kacamata augmented reality generasi mendatang.

Pemangkasan ini terjadi di tengah upaya Meta mempertahankan daya saing di bidang kecerdasan buatan (AI). Perusahaan disebut mengalihkan fokus ke pengembangan teknologi AI melalui unit Superintelligence Labs. Mark Zuckerberg dikabarkan turun langsung memimpin proyek ini dan aktif merekrut talenta baru.

Pada 2025, Meta telah mengalokasikan belanja modal sekitar US$72 miliar. Secara keseluruhan, perusahaan diperkirakan akan menghabiskan hingga US$400 miliar untuk pengembangan kecerdasan buatan sepanjang tahun tersebut.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *