JAKARTA – Seleksi PPPK Kementerian Agama (Kemenag) tahun 2026 diprediksi menjadi babak penting bagi ribuan tenaga honorer, terutama guru madrasah dan eks THK-II yang selama ini menanti kepastian status kepegawaian. Kemenag dikenal sebagai salah satu instansi dengan jumlah tenaga non-ASN terbesar, mulai dari guru, penyuluh, penghulu, hingga tenaga teknis.
Pemerintah kembali menegaskan bahwa seleksi tahun ini mengutamakan tenaga honorer yang tercatat resmi dalam Basis Data BKN. Verifikasi administrasi diperketat untuk memastikan hanya pegawai non-ASN yang benar-benar aktif, sah, dan memenuhi aturan yang dapat ikut seleksi.
Skema Prioritas Seleksi PPPK Kemenag 2026
Seleksi PPPK Kemenag 2026 tidak bersifat terbuka sepenuhnya. Pelamar ditempatkan dalam tingkatan prioritas berikut:
Eks THK-II yang terdaftar di database BKN dan masih aktif bekerja.
Tenaga Non-ASN yang terdata di BKN, tetap aktif bekerja di instansi pemerintah.
Tenaga Non-ASN di lingkungan Kemenag, memiliki masa kerja minimal dua tahun beruntun.
Pelamar umum baru dapat bersaing apabila formasi tidak terisi oleh tiga kelompok prioritas di atas.
Estimasi Jadwal Seleksi PPPK Kemenag 2026
Berdasarkan pola seleksi beberapa tahun terakhir, rangkaian seleksi diperkirakan berlangsung sebagai berikut:
Pengumuman seleksi: Januari 2026
Pendaftaran SSCASN: Januari–Februari 2026
Seleksi administrasi: Februari 2026
Masa sanggah: Akhir Februari 2026
Seleksi kompetensi: Maret–April 2026
Seluruh pendaftaran dilakukan melalui portal resmi sscasn.bkn.go.id.
Syarat Umum Pelamar PPPK Kemenag 2026
Warga Negara Indonesia
Usia minimal 20 tahun
Tidak pernah terlibat tindak pidana
Tidak menjadi anggota/pengurus parpol
Tidak pernah diberhentikan tidak hormat dari instansi pemerintah
Syarat Khusus Kemenag
Pengalaman kerja relevan 2–5 tahun
Ijazah linier sesuai formasi
Surat keterangan aktif bekerja
Sehat jasmani dan rohani
Teliti saat mengunggah dokumen adalah kunci utama agar tidak gugur di tahap administrasi.
Formasi yang Dibuka Kemenag 2026
Formasi PPPK Kemenag 2026 masih didominasi tenaga pendidik, antara lain:
Guru MI
Guru PAI
Guru Bahasa Arab
Guru mata pelajaran madrasah lainnya
Juga tersedia formasi:
Dosen PTKN
Penyuluh Agama berbagai agama
Penghulu
Arsiparis
Pranata Komputer
Tenaga teknis perkantoran lainnya
Tes Moderasi Beragama: Penentu Kelulusan
Seleksi Kemenag dikenal memiliki satu materi wajib: Tes Moderasi Beragama. Tes ini menilai:
Sikap kebangsaan
Toleransi
Anti- intoleransi dan anti-kekerasan
Keterbukaan terhadap budaya lokal
Soal umumnya berbentuk studi kasus, sehingga peserta perlu memahami Buku Saku Moderasi Beragama Kemenag agar mampu menjawab dengan sikap inklusif dan proporsional.
Kesimpulan
Seleksi PPPK Kemenag 2026 menjadi kesempatan besar bagi honorer yang telah lama mengabdi. Dengan sistem prioritas ketat, verifikasi yang lebih terarah, serta ujian moderasi beragama yang berbobot tinggi, pelamar perlu mempersiapkan administrasi dan kompetensi sejak awal.






