Vivo X300 Ultra Lolos TKDN, Bocoran Spek Flagship Mengemuka

JAKARTA –Vivo bersiap memperkenalkan lini flagship terbaru mereka, Vivo X300 Ultra, yang diperkirakan meluncur di China pada Maret 2026. Menariknya, perangkat ini mulai menunjukkan tanda-tanda akan segera hadir di Indonesia setelah lolos Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Dokumen TKDN Kementerian Perindustrian mencatat perangkat Vivo bernomor model V2562, yang diyakini sebagai X300 Ultra, memperoleh nilai TKDN 39,93%. Setelah proses ini, Vivo masih menunggu persetujuan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk bisa dirilis resmi di Tanah Air.

Jika benar masuk Indonesia, X300 Ultra akan menjadi perangkat seri Ultra pertama Vivo yang dipasarkan secara global dan bukan hanya di China. Sebelumnya, model X100 Ultra dan X200 Ultra hanya beredar di pasar domestik.

Sebelum kemunculannya di situs TKDN, perangkat dengan kode yang sama juga sudah terlihat di database IMEI dan sejumlah platform sertifikasi Eropa, sebagaimana diberitakan Gizmochina, Jumat (16/1/2026).

Bocoran Spesifikasi Vivo X300 Ultra

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa ponsel ini akan hadir dengan layar OLED LTPO datar 6,82 inci, resolusi 2K, dan bezel yang sangat tipis di semua sisi.

Dari sisi performa, X300 Ultra berbeda dari X300 series lainnya. Perangkat ini diprediksi mengusung chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5, menjadikannya salah satu ponsel Android terkuat tahun ini. Baterai jumbo 7.000 mAh dengan teknologi pengisian cepat turut mendukung performanya.

Pada sektor kamera, Vivo X300 Ultra dikabarkan membawa konfigurasi tiga kamera kelas flagship:

Kamera utama 200 MP OIS (sensor Sony LYT-901)

Ultrawide 50 MP (sensor Sony LYT-828)

Periskop telephoto 200 MP (sensor Samsung HPB)

Fitur unggulan lainnya adalah continuous optical zoom, yang memungkinkan perpindahan zoom optik mulus tanpa penurunan kualitas gambar. Untuk selfie, Vivo menyiapkan kamera depan 50 MP dengan autofokus.

Perangkat ini diproyeksikan menjadi salah satu smartphone terbaik Vivo di 2026, terutama di segmen fotografi dan performa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *