EKONOMI-Harga emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk atau emas Antam Logam Mulia mengalami penurunan tajam pada perdagangan hari ini, Jumat, 30 Januari 2026.
Berdasarkan data dari situs resmi logammulia.com pukul 08.33 WIB, harga emas Antam di Butik Emas LM Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta, tercatat turun Rp48.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Harga emas Antam ukuran 1 gram hari ini dibanderol Rp3.120.000 per batang. Padahal, pada perdagangan Kamis (29/1/2026), harga emas sempat menyentuh Rp3.168.000 per gram, yang menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Koreksi harga ini membuat emas Antam turun dari level puncaknya setelah reli kuat dalam beberapa hari terakhir.
Harga Buyback Emas Antam Ikut Turun
Tak hanya harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga mengalami penurunan signifikan. Hari ini, harga buyback berada di level Rp2.939.000 per gram, atau anjlok Rp50.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Harga buyback ini merupakan nilai yang diterima pemilik emas jika menjual kembali emas Antam ke pihak Logam Mulia.
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini 30 Januari 2026
Berikut rincian harga emas Antam Logam Mulia berdasarkan berat, termasuk pajak PPh 0,25 persen:
- 0,5 gram: Rp1.610.000 (Rp1.614.025 setelah pajak)
- 1 gram: Rp3.120.000 (Rp3.127.800 setelah pajak)
- 2 gram: Rp6.180.000 (Rp6.195.450 setelah pajak)
- 3 gram: Rp9.245.000 (Rp9.268.113 setelah pajak)
- 5 gram: Rp15.375.000 (Rp15.413.438 setelah pajak)
- 10 gram: Rp30.695.000 (Rp30.771.738 setelah pajak)
- 25 gram: Rp76.612.000 (Rp76.803.530 setelah pajak)
- 50 gram: Rp153.145.000 (Rp153.527.863 setelah pajak)
- 100 gram: Rp306.212.000 (Rp306.977.530 setelah pajak)
- 250 gram: Rp765.265.000 (Rp767.178.163 setelah pajak)
- 500 gram: Rp1.530.320.000 (Rp1.534.145.800 setelah pajak)
- 1.000 gram: Rp3.060.600.000 (Rp3.068.251.500 setelah pajak)
Penurunan harga emas hari ini menjadi perhatian investor, terutama setelah emas Antam mencetak rekor tertinggi sehari sebelumnya. Pergerakan selanjutnya masih dipengaruhi sentimen global, nilai tukar rupiah, serta arah kebijakan suku bunga dunia.






