
KERINCI-Ditengah perkembangan digital yang kian pesat, penyebaran informasi menjadi lebih cepat. Hal itu memungkinkan informasi berupa berita hoax, isu sara, dan ujaran kebencian juga lebih mudah tersebar. Tentu perlu diwaspadai setiap waktu, serta penyaringan infotmasi yang efektif.
Berkaitan dengan kondisi tersebut, PWI Kabupaten Kerinci, berkomitmen mengajak dan menghimbau pewarta dan masyarakat untuk berhati-hati dalam menyampaikan informasi, baik di media massa maupun di media sosial.
Ketua PWI Kabupaten Kerinci, Dedi Dora, mengungkapkan perkembangan media di Kerinci saat ini cukup pesat. Untuk itu, dia mengajak para pewarta untuk tetap berpegang pada amanah UU nomor 40 tahun 1999 tentang pers, dalam menyajika berita kepada publik.
“Kita mengajak rekan-rekan pewarta yang ada di Kerinci, khususnya yang tergabung dalam keluarga besar PWI, untuk tetap profesional, edukatif dan selalu menghindari informasi hoax,” ungkapnya, Selasa (25/6).
Hal itu, lanjut dia, sangat penting untuk diperhatikan. Mengingat tahun ini merupakan tahun politik dalam rangka Pilkada serentak 2024.
“Dengan tetap berpegang pada kode etik jurnalistik, kita berharap media dapat berperan aktif dan positif dalam momen pilkada ini,” jelasnya.
Ditambahkannya, media sangat berperan dalam melalukan edukasi informasi kepada masyarakat, salah satunya adalah dengan meredam berita hoax, isu sara dan ujaran kebencian.
“Sehingga nanti informasi yang diterima oleh publik tidak berpotensi memecah belah, atau menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat,” terangnya.
“Apalagi dalam momen Pilkada ini. Dengan informasi yang positif dan edukatif, kita yakin Pilkada serentak dapat berjalan sukses dan damai,” tambahnya.(red)






