
SUNGAIPENUH-Dibalik prestasi gemilang menoreh 8 medali emas, tim Bulu Tangkis Kota Sungaipenuh di Kejuaraan Provinsi Jambi 2025, terselip cerita yang memprihatinkan. Ternyata selama ini para atlet berjuang secara mandiri.
Informasi dan pengakuan berbagai pihak yang terlibat dalam ajang tersebut, menuturkan sejak mulai persiapan pelatihan, keberangkatan, dan akomodasi selama ajang Kejurprov, semuanya ditanggung secara mandiri oleh para atlet.
“Tempatnya di Kuala Tungkal. Semua ditanggung mandiri oleh atlet. Mulai dari saat latihan, berangkat, penginapan, dan makan minum selama kejuaraan,” ujar sumber media ini.
Lantas bagaimana peran pemerintah dalam hal ini KONI atau PBSI Kota Sungaipenuh ? Dia mengaku, dari pihak KONI Kota Sungaipenuh hanya membantu biaya pendaftaran.
“Dari KONI hanya bantu biaya pendaftaran saja. Yah, kita ucapkan terima kasih juga lah,” ungkapnya.
Sumber lain menambahkan, minimnya perhatian dari Pemkot Sungaipenuh atau KONI, tidak mengurangi semangat para atlet untuk meraih prestasi. Buktinya 8 medali emas berhasil ditoreh, termasuk 1 perak dan 5 perunggu.
“Alhamdulillah 14 medali berhasil kita rebut. Tapi tetap kita merasa bersedih, seragam pun kita tidak dibantu, kabupaten lain sepertinya ada dan cukup diperhatikan oleh pemerintahnya,” ungkap sumber dengan nada lirih.
Manajer sekaligus orang tua atlet, Wiza Septama, dikonfirmasi enggan membahas masalah tersebut. Dia menyebutkan capaian ini adalah sejarah baru bagi olahraga bulu tangkis Kota Sungaipenuh.
“Prestasi ini hasil perjuangan keras anak-anak dari latihan hingga kompetisi. Semoga bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi dimasa mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Sungaipenuh, Harfendi Johar, dalam pernyataannya di media online, membenarkan jika keberangkatan para atlet dengan dana pribadi dan donatur. Dia bangga dengan prestasi yang ditoreh, seakan lupa sejauhmana kontribusi KONI untuk para atlet.
“Perjuangan kontingen ini menunjukkan pembinaan yang baik dan dukungan orang tua yang kuat,” katanya.
Seolah tanpa beban dia mengaku, bahwa KONI Kota Sungaipenuh memang tidak memiliki anggaran pada tahun ini. Kelemahan itu pun ditutup dengan retorika. “Tekat kuat dan kerja keras mampu mengalahkan keterbatasan,” ungkapnya.
Untuk diketahui, Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jambi 2025 yang digelar di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, berlangsung pada 14–20 September 2025.
Kontingen Sungai Penuh tampil dominan dan berhasil memborong 14 medali, terdiri dari 8 emas, 1 perak, dan 5 perunggu. Medali emas dipersembahkan dari nomor usia dini, anak-anak putri, remaja putri, taruna putri, ganda remaja putri, ganda taruna putri, dan ganda campuran. Sementara medali perak diraih dari ganda remaja putra, dan medali perunggu tersebar di berbagai kategori.(ded)






