Presiden Prabowo Tugaskan PT Pindad Kembangkan Mobil Nasional

JAKARTAPresiden Prabowo Subianto resmi menugaskan PT Pindad (Persero) untuk memimpin proyek mobil nasional yang kini masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Penugasan ini disampaikan langsung oleh Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Menurut Agus, arahan tersebut disampaikan Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.

“Saya sudah mendapatkan arahan dari Bapak Presiden melalui Mensesneg, bahwa pengembangan mobil nasional melalui PSN akan dilaksanakan oleh PT Pindad,” ujar Agus di Kantor Kemenperin.

Menperin menambahkan, dirinya juga telah melakukan rapat intensif dengan Direktur Utama PT Pindad beserta jajaran untuk menindaklanjuti arahan tersebut.

“Kemenperin dan PT Pindad kini sudah memiliki pemahaman yang sama tentang langkah strategis untuk mewujudkan target Presiden agar Indonesia memiliki mobil nasional,” ungkapnya.

Mobil Nasional Ditargetkan Meluncur Dalam Tiga Tahun

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah menyampaikan target ambisius agar Indonesia memiliki mobil buatan dalam negeri dalam waktu tiga tahun. Pemerintah bahkan telah menyiapkan lahan dan alokasi dana untuk pembangunan pabrik kendaraan nasional.

“Saudara-saudara, ini belum merupakan prestasi, tetapi sudah kita mulai rintis. Kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun ke depan,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Oktober 2025 lalu.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian industri otomotif nasional sekaligus membuka lapangan kerja baru di sektor manufaktur dan teknologi kendaraan.

Hyundai Tertarik Ikut Proyek Mobil Nasional

Dukungan terhadap proyek mobil nasional ini datang dari berbagai pihak, termasuk Hyundai Motor Group. Produsen mobil asal Korea Selatan itu menyatakan ketertarikan untuk ikut berkolaborasi.

Ketertarikan tersebut muncul usai pertemuan antara President of Hyundai Motor Group, Amb. Sung Kim, dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada awal November 2025.

“Kami melihat peluang besar untuk kolaborasi dalam pengembangan kendaraan berbasis hidrogen dan energi bersih lainnya. Ini sejalan dengan strategi transisi ekonomi hijau Indonesia,” ujar Airlangga dalam keterangan resmi.

Hyundai disebut siap mendukung pengembangan teknologi kendaraan listrik dan ramah lingkungan, yang juga menjadi prioritas dalam kebijakan industri Presiden Prabowo.

Langkah Strategis Menuju Kemandirian Otomotif

Dengan ditunjuknya PT Pindad, pemerintah ingin memastikan transfer teknologi dan peningkatan kapasitas produksi dalam negeri. Kemenperin akan mendampingi proses riset, desain, hingga pengujian prototipe mobil nasional.

Proyek ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol kemandirian bangsa, tetapi juga meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional, melalui peningkatan ekspor dan investasi di sektor otomotif.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *