JAKARTA — Hanya berselang dua hari setelah melepas Ruben Amorim, Manchester United bergerak cepat dengan menyetujui transfer pertama mereka pada bursa Januari 2026. Winger muda Sam Mather dikabarkan siap meninggalkan Old Trafford untuk bergabung dengan klub Super Lig Turki, Kayserispor.
Menurut laporan Manchester Evening News, kepindahan Mather kali ini tinggal selangkah lagi setelah sebelumnya sempat gagal terwujud pada jendela transfer musim panas lalu. Saat itu, sang pemain telah menyetujui persyaratan pribadi, namun negosiasi klub terhenti karena keterbatasan waktu.
Mather Ingin Karier Profesional yang Lebih Menantang
Pemain berusia 21 tahun tersebut masih terikat kontrak hingga 2027, namun Mather disebut sangat ingin mencari panggung baru untuk memulai karier profesionalnya. Setelah menembus level tertinggi sepak bola akademi, ia melihat kesempatan bermain di luar Inggris sebagai jalan untuk mendapatkan menit bermain reguler.
Selama memperkuat United di level junior, Mather mencatatkan prestasi impresif:
Menjuarai FA Youth Cup
Mencetak 30 gol di kompetisi usia muda
Beberapa kali dipanggil mengikuti sesi latihan tim utama
Kayserispor disebut siap memberikan peran penting untuk Mather, sehingga transfer ini dipandang ideal oleh kedua belah pihak.
Era Baru Manchester United Setelah Kepergian Amorim
Keputusan MU melepas Ruben Amorim setelah 14 bulan memimpin tim menjadi titik balik besar. Klub menyatakan bahwa perubahan diperlukan untuk memperbaiki posisi mereka yang tertahan di peringkat keenam Premier League.
Dalam pernyataan resmi klub disebutkan:
“Ruben Amorim telah meninggalkan posisinya sebagai Pelatih Kepala Manchester United. Dengan berat hati, klub memutuskan ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan agar tim dapat menyelesaikan musim di posisi terbaik.”
MU juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Amorim dan mendoakan yang terbaik bagi kariernya.
Dengan transfer Mather menjadi keputusan awal pasca pemecatan Amorim, Manchester United diperkirakan akan melakukan langkah-langkah lanjutan untuk merombak skuad mereka di paruh musim.






