JAMBI – Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pemuda dan Olahraga Se-Provinsi Jambi Tahun 2026 yang digelar di Hotel Shang Ratu, Kota Jambi, Kamis (12/02/2026) pagi.
Dalam sambutan dan arahannya, Wagub Sani menegaskan bahwa Rakor ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum penting untuk merumuskan langkah nyata dalam memajukan bidang kepemudaan dan keolahragaan di Provinsi Jambi.
“Saya berharap para peserta Rakor memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Berikanlah masukan dan saran konstruktif serta ide-ide cerdas, sehingga Rakor ini menghasilkan rumusan yang benar-benar berarti,” tegas Wagub Sani.
Ia menekankan bahwa pembangunan olahraga dan kepemudaan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional karena berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Sejarah telah membuktikan kiprah pemuda sejak zaman perjuangan hingga masa pembangunan sekarang. Olahraga juga sangat berperan meningkatkan kesehatan, imun, dan kebugaran tubuh, yang pada akhirnya membentuk SDM yang berdaya saing,” ujarnya.
Wagub Sani mengingatkan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, di mana pemuda usia 16 hingga 30 tahun menjadi sasaran utama pembinaan.
“Usia ini adalah usia sangat produktif. Jika tidak dikelola dengan baik, bonus demografi bisa berubah menjadi bencana demografi. Karena itu, program kepemudaan harus terarah, terutama dalam pembekalan keterampilan agar pemuda mampu bersaing di dunia kerja,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya membangun pemahaman masyarakat terhadap fungsi olahraga, tidak hanya sebagai aktivitas fisik, tetapi juga sebagai sarana mempererat persatuan dan promosi persahabatan antarbangsa.
“Jika fungsi olahraga dipahami masyarakat, maka partisipasi dan apresiasi terhadap kegiatan olahraga akan semakin tinggi,” tambah Wagub.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub menyebut keberadaan Stadion Swarnabhumi sebagai salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam menyiapkan fasilitas pembinaan atlet.
“Stadion Swarnabhumi kita siapkan sebagai kawah candradimuka untuk mencetak atlet-atlet Jambi yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.
Lebih jauh, Wagub juga mengingatkan agar generasi muda tidak tercerabut dari akar budaya daerah di tengah kemajuan teknologi.
“Generasi muda kita harus unggul dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan komunikasi lintas negara. Tapi mereka juga harus peduli dan mampu melestarikan budaya serta kearifan lokal Jambi,” pesannya.
Wagub berharap Rakor ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan pusat dalam perencanaan, pembiayaan, serta pengelolaan program kepemudaan dan olahraga.
“Melalui Rakor ini, sinkronisasi program harus semakin kuat. Jangan berjalan sendiri-sendiri. Kita harus satu arah untuk kemajuan Jambi,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi, Novriadi, A.P., M.Si., menyampaikan bahwa Rakor ini menjadi forum evaluasi sekaligus penyelarasan program antar daerah.
“Tujuan Rakor ini adalah memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, mengevaluasi capaian kinerja, dan menyusun langkah strategis agar pembinaan pemuda dan prestasi olahraga di Jambi semakin terarah dan terukur,” ujar Novriadi.(***)






