Presisijambi, Sungaipenuh- Warga Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, tertipu berkedok arisan, pelaku dikabarkan melarikan diri sejak lima bulan belakangan ini.
Marlianti bos arisan hilang kontak sejak Bulan Maret 2023 hingga kini tidak bisa dihubungi, dan juga tidak diketahui keberadaannya.
Korban dirugikan berpariasi, mulai jutaan bahkan hingga puluhan juta, dana tersebut dikhawatirkan tidak akan kembali.
Pitriani korban. Warga Kecamatan Pondok Tinggi, Desa Permanti, Kota Sungai Penuh, mengikuti arisan sejak 2022, dirugikan sebesar Rp 9.200.000 dengan pelaku Marlianti.
Korban bergabung ikut arisan setelah melihat postingan dalam akun FB pelaku Marlianti atas nama yantie brg, dalam postingan tersebut pelaku mencari anggota yang mau ikut bergabung arisan, disini korban mulai tertarik untuk bergabung.
“Saya mulai tertarik ikut arisan setelah melihat postingan di FB 2022 lalu, setoran uang Rp 200.000 perminggu, setorannya melalui rekening dan secara tunai dijemput kerumah, seharusnya bulan mei 2023 saya sudah mendapat giliran arisan, namun pelaku berjanji saya mendapat giliran arisan minggu depan, setelah beri janji hingga sekarang kontak hilang tidak bisa dihubungi lagi” ungkapnya.
Warga Sungai Penuh juga korban dari pelaku Marlianti dirugikan sebesar Rp 9000.000, ikut bergabung dari 29 April 2022 hingga pertengahan Mei 2023, hingga kini Marlianti perempuan kelahiranTapan tidak bisa dihubungi lagi.
“Saya tertipu dengan pelaku kelahiran Tapan yang ngontrak di Sungai Penuh, sekarang pelaku Marlianti hilang kontak keberadaan pun tidak diketahui” kata Neni.
Marlianti belum bisa dihubungi hingga berita ini dipublis. (Red)






