
KERINCI-Bakal Calon (Balon) Bupati Kerinci, Cori Siska, menyatakan bahwa kasus dugaan penipuan dan penahannya oleh Polresta Jambi terkait dengan situasi politik yang semakin memanas di Kerinci. Kendati demikian, persoalan tersebut tidak menghambat niatnya maju di Pilbub Kerinci.
Dengan lugas, Cori menyampaikan bahwa foto-foto dirinya yang beredar saat berada dalam tahanan merupakan bagian dari upaya politik jahat di Kabupaten Kerinci.
“Permainan jahat politik di Kabupaten Kerinci. Seharusnya foto di dalam tahanan tidak boleh disebar, tapi malah disebar,” ujarnya, Rabu (01/05).
Cori menuding bahwa foto-foto tersebut sengaja disebar oleh tim dari salah satu kandidat Balon Bupati Kerinci yang menjadi lawan politiknya.
“Saat saya ditahan, ada tim HTK yang sengaja memfoto, setelah itu tiba-tiba sudah tersebar,” tambahnya.
Meskipun menghadapi situasi politik yang keras di Kerinci, Cori menegaskan bahwa dia tidak gentar dan tetap berkomitmen untuk maju pada Pilbup Kerinci mendatang.
“Tetap beritikad maju. Saya tidak akan gentar melawan kezaliman di Kerinci. Saya akan terus maju, saat ini sedang dalam proses,” katanya.
Dia juga mengungkapkan bahwa saat ini sedang berupaya mendapatkan dukungan dari partai Gerindra dan PPP. “Gerindra dengan PPP ini lah yang kami pegang, yang lain tidak,” ungkapnya.
Sementara untuk PDIP, Cori mengatakan bahwa sedang menunggu proses. “PPP sudah kita urus, Gerindra mengatur waktu, dan PDIP sedang dalam proses,” tandasnya.(ded)






