Tumpukan Sampah di Sungai Penuh Menimbulkan Aroma Menyengat

Presisijambi.com, Sungaipenuh – Sampah menumpuk membuat jalan Kota Sungai Penuh terlihat jorok. Pemerintah setempat didorong untuk mencari solusi kondisi tersebut. Diketahui, jalan tersebut merupakan jalan penghubung antara Desa Koto Padang dan Desa Baru Debai.

Lokasi sampah menumpuk tersebut berada di Kecamatan Tanah Kampung samping gilingan padi. Sampah tersebut bahkan memenuhi bahu jalan saat dipantau pada Minggu (18/6).

Sampah itu terlihat kian berserakan mendekati jalan hingga mudah dilihat oleh pengguna jalan tersebut. Tak hanya itu, aroma sampah pun sangat mengganggu pengendara yang melintas.

Jorok! Sampah di TPS Kecamatan Tanah Kampung Menumpuk hingga ke Bahu Jalan Ganggu Pengendara.

Sementara di lokasi terlihat bekas pembakaran tumpukan sampah. Itu yang masih bisa dibakar sedangkan yang berserakan di bahu jalan tidak dikumpulkan dibiarkan begitu saja, seharusnya sampah dikumpulkan dibuang di TPA supaya nampak bersih agar tidak menyengat.

Kondisi ini turut dikeluhkan pengendara yang melintasi jalan tersebut Doni. Dia mengaku sangat terganggu dengan tumpukan sampah karena baunya sangat menyengat.

“Sangat mengganggu, terutama untuk pengguna mobil, kalau ada pecahan beling dan mengenai ban mobil, bocor, bengkel jauh. Dan, udara juga (terganggu),” kata Doni kepada Presisi Jambi Minggu (18/6).

Menurut Doni, jalan yang dilintasi secara umum ini harusnya diperhatikan pemerintah. Seharusnya pemerintah memperhatikan TPS tersebut sampah jangan dibiarkan menumpuk hingga mengeluarkan bau menyengat.

“Masa jalan ini sampah banyak di pinggiran begini. Saya harap, tumpukan sampah jangan terlalu lama dibiarkan sampai numpuk. Karena baunya sangat menyengat.”ungkapnya.

Awak Media berupaya menghubungi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh untuk mengkonfirmasi kondisi ini. Namun ia belum memberikan keterangan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *